News

Review Adaptor Ugreen Quick Charge 3.0 dan Kabel USB Type-C Braid

Written by Birton · >
Adaptor Ugreen Quick Charge 3.0

Ponsel dengan baterai besar tentu membutuhkan pengisian daya yang cepat juga. Jika tidak, maka akan butuh waktu lama untuk mengisi daya baterai smartphone hingga penuh, terutama jika sambil digunakan.

Sekarang ini ada banyak brand yang menciptakan adaptor charging yang dilabeli dengan teknologi quick charge, super vooc charge, samsung adaptive fast charging, dual engine fast charging, dan lain sebagainya.

Bahkan tidak jarang juga kita temukan adaptor charger yang membawa nama brand terkenal, seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, Samsung, Huawei, dan lain sebagainya. Tapi jelas, untuk adaptor charger yang hanya bermodalkan “nyolong” brand seperti itu tentu tidak bisa berharap banyak.

Berbagai merk adaptor charger bisa kita temukan di pasaran, juga di marketplace di Indonesia. Dua nama besar yang memang sudah teruji adalah Anker dan Aukey. Namun bagaimana dengan Ugreen yang harganya jauh lebih murah?.

Review Charger Ugreen Quick Charge 3.0

Charger dan Kabel USB Type-C Ugreen
Charger dan Kabel USB Type-C Ugreen

Belum lama ini saya membeli Redmi Note 8 varian RAM 4GB dengan memori internal 64GB. Sudah lama saya pantengin ponsel ini, namun terlena menggunakan Apple iPhone selama ini. Sejak launching di Indonesia, redmi note 8 ini merupakan produk yang sangat laris.

Redmi Note 8 sudah didukung dengan teknologi fast charging milik dengan daya maksimal 18W, yakni Quick Charger 3.0. Tapi sayangnya, dalam kotak pembelian, kita hanya disuguhi adaptor charger dengan daya 10W saja. Kalau seperti ini, rasanya teknologi Quick Charge 3.0 yang diberikan Xiaomi seakan sia – sia saja.

Hanya beberapa hari sejak pembelian, saya pun langsung mencari adaptor charger yang sekiranya bisa untuk Redmi Note 8 ini. Sudah sejak lama saya mengetahui brand seperti Anker, Aukey, Ugreen, dan beberapa merk lainya. Namun untuk Anker dan Aukey saya skip saja karena harganya yang mahal, setidaknya jika dibandingkan dengan Ugreen.

Akhirnya, saya pun mencoba memesan Ugreen Adaptor Fast Charging Quick Charge 3.0 dan juga Ugreen 3A Type C Fast Charging yang tipe Braided agar lebih kuat. Keduanya saya beli dari ugreenofficial.id di Shopee, akun resmi Ugreen untuk Indonesia dengan harga kurang dari Rp. 130.000.

Spesifikasi Charger Ugreen
Spesifikasi Charger Ugreen

Sekedar informasi, akun resmi Ugreen di Shopee ada dua. Pertama ugreen.id, yang mana barangnya ready stock di China dan akan dikirimkan dari sana saat kita membeli. Kedua ugreenofficial.id, barangnya ready stock di Indonesia dan akan dikirimkan dari Jakarta Utara.

Setelah mendapatkan barangnya, saya pun langsung mengetes dengan metode sederhana. Saya menggunakan Redmi Note 8 hingga baterai tersisa hanya 19%, lalu kemudian saya isi hingga penuh dengan mode pesawat.

Lantas, bagaimana hasilnya dan bagaimana perbandingan antara charger original dengan charger Ugreen QC 3.0 yang saya gunakan?.

Pengetesan dengan Charger Original

Pengetesan Charger Original
Pengetesan Charger Original

Setelah baterai tersisa hanya 19%, saya pun langsung melakukan pengisian daya baterai hingga penuh dengan mode pesawat. Butuh waktu yang lama hingga baterai terisi penuh, wajar saja karena memang daya maksimal hanya mencapai 10W saja.

Saya memulai pengisian daya dengan charger original pada pukul 21.41. Setelah menunggu lama, akhirnya baterai Redmi Note 8 saya pun terisi penuh tepat pada pukul 23.36.

Ini berarti jika charger original Redmi Note 8 butuh waktu 2 jam kurang 5 menit untuk mengisi daya baterai dari 19% hingga 100%. Atau jika dikalkulkulasikan ke menit, butuh waktu 115 menit hingga baterai terisi penuh.

Sedikit informasi, saya menggunakan charger original bawaan Redmi Note 8, demikian juga dengan kabel USB Type-C bawaan pada pengetesan ini.

Pengetesan dengan Charger Ugreen QC 3.0

Pengetesan Charger Ugreen
Pengetesan Charger Ugreen

Setelah menggunakan baterai hingga tersisa hanya 16%, saya pun memulai pengetesan menggunakan Quick Charge 3.0 Ugreen, dengan menggunakan kabel data Ugreen juga, yang katanya sudah mendukung pengisian cepat hingga 3A.

Baterai yang pada pengetesan ini memang sedikit berbeda dengan pada saat mengetes charger original. Namun perbedaanya hanya 3% saja dan menurut saya tidak terlalu berpengaruh besar. Mungkin hanya akan memberikan perbedaan waktu di bawah 5 menit saja.

Saya memulai pengisian daya Redmi Note 8 pada pukul 13.07 dengan posisi daya baterai yang tersisa di angka 16%. Dalam pengetesan ini, saya juga mengaktifkan mode pesawat, agar sama persis dengan pengetesan menggunakan charger original.

Setelah menunggu beberapa lama, baterai pun akhirnya terisi penuh 100% pada pukul 14.58. Ini berarti charger dan kabel USB Type-C Ugreen butuh waktu 111 menit untuk mengisi daya dari 16% hingga 100%.

Apakah charger Ugreen Quick Charger membuat smartphone panas?. Sudah pasti akan terjadi peningkatan suhu dibandingkan dengan menggunakan charger original. Itu adalah hal yang wajar karena pengisian daya lebih besar.

Namun jika disebut panas, menurut saya tidak, mungkin lebih tepatnya disebut hangat. Perlu diingat jika selama pengecasan saya mengaktifkan mode pesawat. Untuk yang mengaktifkan jaringan, apalagi sambil digunakan, tentu suhu smartphone akan lebih tinggi lagi.

Pertanyaan akhir, apakah charger dan kabel data Ugreen layak untuk dibeli?.

Jika bicara jujur, menurut saya kurang worth it. Bagaimana tidak?, waktu yang bisa terpangkas hanya sekitar 4 menit saja, atau mungkin lebih sedikit karena diisi dari 16% persen hingga penuh untuk pengetesan charger dan kabel data Ugreen.

Disclaimer : Review ini bukanlah artikel advertorial dari pihak manapun, namun murni berdasarkan pengetesan saya pribadi menggunakan Adaptor Quick Charge 3.0 Ugreen dan kabel USB Type C 3A Ugreen.

Written by Birton
Menulis artikel seputar gadget dan teknologi terbaru secara up to date. Profile

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *