Redmi

Dijuluki Jawara, Apa yang Kurang dari Redmi Note 9 Pro?

Written by Birton · >
Apa yang Kurang dari Redmi Note 9 Pro

Pada tanggal 9 Juni lalu, Xiaomi Indonesia resmi meluncurkan Redmi Note 9 Pro dan juga Redmi Note 9 terbaru di tanah air. Dilabeli “Jawara” oleh Xiaomi, sudah tentu bukan tanpa alasan.

Jika dibandingkan dengan para kompetitor, Redmi Note 9 Pro memang sangat layak dipertimbangkan, bahkan mungkin merupakan salah satu pilihan terbaik, tentu saja untuk konsumen yang mengutamakan performa.

Mulai dari desain yang sama sekali baru, penggunaan meterial berkualitas, spesifikasi dapur pacu yang mumpuni, kamera yang juga superior, bahkan harga yang terjangkau dibadingkan para kompetitor sudah cukup menjadi alasan untuk memilih Redmi Note 9 Pro.

Jika berbicara mengenai kelebihan dan kekurangan Redmi Note 9 Pro, maka jujur saja sudah sulit menemukan kekurangan smartphone ini. Tentu saja hal ini jika kita berbicara tentang apa yang kia dapatkan dari uang Rp. 3 Jutaan.

Dengan harga Rp. 3 Jutaan, apa lagi sih yang kurang dari Redmi Note 9 Pro?. Jika dibandingkan dengan kompetitor, rasanya apa yang diberikan smartphone ini sudah cukup memuaskan. Namun ada satu hal yang sangat saya harapkan dari Redmi Note 9 Pro, namun masih belum terealisasi.

Apa yang Kurang dari Redmi Note 9 Pro?

Body berbalut bahan kaca pada bagian depan dan belakang, serta berlapiskan Corning Gorilla Glass, menjadi hal sangat menarik dari pemilihan material Redmi Note 9 Pro. Frame memang berbahan plastik, namun itu adalah hal yang sangat wajar.

Adapun spesifikasi Redmi Note 9 Pro pada sisi dapur pacu memang sangat menggiurkan. Bagaimana tidak?, dengan harga Rp. 3 Jutaan kita sudah bisa mendapatkan performa mumpuni dari Snapdragon 720G (7nm) yang dipadukan dengan GPU Adreno 618 sebagai pengolah grafis.

Untuk urusan multitasking, seharusnya juga sudah cukup mumpuni dengan pilihan RAM 6GB/64GB atau 8GB/128GB. Anda juga masih bisa menambah storage penyimpanan dengan slot microSD yang terpisah dari slot dual-SIM.

Modul Kamera Redmi Note 9 Pro
Modul Kamera Redmi Note 9 Pro

Menggunakan set up quad camera, Redmi Note 9 Pro dibekali dengan lensa beresolusi 64MP main camera, 8MP ultrawide, 5MP macro, dan 2MP depth. Sementara untuk kamera selfie, menggunakan lensa beresolusi 16MP.

Dibandingkan dengan generasi terdahulu, kapasitas baterai juga sudah naik menjadi 5.020mAh. Xiaomi juga sudah memberikan teknologi pengisian daya 30W, yang tentunya akan cukup membantu untuk mengisi daya dengan jauh lebih cepat.

Kendati menggunakan teknologi fast charging 30W, namun Xiaomi Indonesia sudah memberikan adaptor charger dengan daya 33W di kotak kemasan pada saat pembelian.

Untuk sisi tampilan layar, Redmi Note 9 Pro menggunakan panel IPS LCD berukuran 6.67 inchi dengan resolusi 1080 x 2400 piksel. Sudah tentu tidak akan ada under display fingerprint. Namun dengan pintar, Redmi menempatkannya di sisi kanan, bersamaan dengan tombol power.

Lantas, apa yang kurang dari Redmi Note 9 Pro?. Mungkin saja refresh rate layar yang lebih tinggi, setidaknya 90Hz. Ya, memang dengan harga yang terbilang murah, tentu tidak bisa berharap terlalu banyak.

Namun toh hal ini juga tidak akan banyak mendongkrak harga Redmi Note 9 Pro. Sebagai jawara yang fokus pada performa, tentu saja smartphone ini akan banyak digunakan oleh para penggunanya untuk bermain game.

Dengan refresh rate layar yang lebih tinggi, bukan hanya aktivitas scrolling saja yang mengasyikkan, namun juga pengalaman pada saat bermain game. Refresh rate layar yang sedikit lebih tinggi sudah banyak digunakan kompetitor, terutama dari realme. Jadi, wajar saja jika kita berharap Redmi pun demikian.

Varian Warna Redmi Note 9 Pro
Varian Warna Redmi Note 9 Pro

Last, jika ditanya apa yang kurang dari Redmi Note 9 Pro?, maka saya pribadi akan menjawab “refresh rate layar”. Saya sendiri berharap agar kemampuan layar yang lebih mulus ini akan diberikan pada generasi berikutnya.

Harga Redmi Note 9 Pro untuk varian 6GB/64GB dibanderol di angka Rp. 3.399.000 dan untuk varian 8GB/128GB dijual senilai Rp. 3.799.000. Tidak masalah jika naik sedikit lagi, asalkan mendapatkan refresh rate layar setidaknya 90Hz.

Written by Birton
Menulis artikel seputar gadget dan teknologi terbaru secara up to date. Profile

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *